loading...

Senin, 26 Maret 2018

Polisi Periksa 23 Saksi untuk Kasus Penganiayaan Dimas Anggara

Kasus penganiayaan yang menyeret nama Dimas Anggara rupanya benar-benar mendapat sorotan dari Kepolisian Sektor Cilandak Jakarta Selatan. Kompol Sujanto selaku Kapolsek Cilandak mengatakan, pihaknya telah memeriksa puluhan saksi hingga saat ini.
"Tentu pada prinsipnya orang yang tahu permasalahan dan sebagainya. Yang jelas total ada 23," kata Kompol Sujanto di kantornya, Senin (26/3/2018).
Sayang, Kompol Sujanto enggan membeberkan identitas saksi yang sudah diperiksa. Ia hanya mengatakan bahwa saksi-saksi tersebut masih memiliki kaitan dengan peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan Dimas.

"Ada dari yang memberatkan, ada yang meringankan. Yang jelas yang dipanggil adalah pihak yang kira-kira tahu kejadian," jelas Kompol Sujanto lagi.
Dimas dilaporkan pria bernama Fiqih Alamsyah ke Polsek Cilandak pada 25 Februari atas dugaan penganiayaan. Menurut keterangan Fiqih dalam laporan bernomor LP/097/K/II/2018/Sek.Cil, peristiwa itu terjadi di White House Kuliner, Cilandak, Jakarta Selatan pada 24 Februari pukul 23.00.
Buntut dari laporan Fiqih, Dimas pun diminta hadir memenuhi panggilan penyidik Polsek Cilandak hari ini. Namun, Dimas tidak memenuhi panggilan karena berhalangan hadir.

"Yang bersangkutan, kata lawyer-nya, lagi diluar kota katanya, jadi enggak datang hari ini," tutur Kompol Sujanto.
Dengan absennya Dimas, penyidik Polsek Cilandak pun mengagendakan pemanggilan baru pada 4 April mendatang. Kompol Sujanto berharap, Dimas bersikap kooperatif dan dapat memenuhi panggilan tersebut.
"Untuk berikutnya adalah panggilan untuk sudah masuk ke penyidikan. Kalau yang saat ini masih undangan, sifatnya untuk klarifikasi," jelas Kompol Sujanto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar